Belinyu – Bangka, Sabtu (29/11/2025). Drama baru kembali mengemuka dalam pusaran kasus tambang ilegal yang mengaitkan nama keluarga pengusaha berinisial A, atau yang dikenal warga sebagai “Big Bos Ajau.” Sebuah unit excavator Hitachi yang diduga menjadi barang bukti penting, ditemukan warga tersimpan diam-diam di sebuah gudang tertutup di Jalan Kusam, Belinyu.
Keberadaan alat berat ini sebelumnya seolah lenyap tanpa jejak—bahkan menjadi salah satu objek yang disebut dicari pihak kejaksaan terkait perkara tambang di kawasan Bubus yang menyeret terpidana Rian Susanto.
Namun kini, jejak itu mulai terlihat.
> “PC itu ada di gudang dekat Kumpai. Disembunyikan. Itu yang dicari jaksa selama ini,” ujar seorang warga saat ditemui tim SikatHabisNews.
🔍 Benang Merah: Rian, Ajau, dan Tambang Bubus
Dari keterangan warga, excavator yang muncul di gudang tersebut diduga kuat terkait dengan aktivitas tambang ilegal Bubus.
Nama Rian Susanto—yang disebut masyarakat sebagai anak dari Big Bos Ajau—kembali mencuat setelah ia kembali menjalani hukuman usai kasasi jaksa dikabulkan.
Tak berhenti di situ, warga juga menyinggung sosok Yunus, yang disebut merupakan kakak dari A dan pernah terlibat dalam pengelolaan tambang Bubus.
Munculnya PC Hitachi ini menguatkan dugaan bahwa ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menghalangi penelusuran aparat dengan memindahkan atau menyembunyikan barang bukti.
đź’° Isu Utang & Tunggakan Gaji Ikut Terangkat
Di tengah panasnya isu ini, beberapa warga juga membongkar persoalan lain:
Pengusaha A disebut memiliki sejumlah masalah utang, termasuk laporan dari warga yang mengaku anaknya belum menerima gaji penuh saat bekerja di bawah pihak tersebut.
Informasi ini menambah panjang keraguan warga mengenai integritas serta jaringan bisnis yang melingkari sosok pengusaha berinisial A itu.
🚨 Desakan Warga: APH Harus Gerak Cepat
Temuan PC Hitachi di gudang Kumpai ini membuat warga semakin geram. Mereka meminta aparat penegak hukum—khususnya kejaksaan—segera turun ke lokasi, memeriksa keberadaan alat berat itu, dan menindak siapa pun yang terlibat dalam dugaan penyembunyian.

> “Harus dicek cepat. Jangan sampai alat itu dipindahkan lagi. Kami ingin semuanya terang benderang,” tegas warga lainnya.
Warga menilai bahwa temuan ini bisa menjadi titik kunci untuk membongkar jaringan tambang ilegal yang selama ini dianggap masih memiliki “orang kuat” di belakang layar.
Tim Redaksi
SikatHabisNews
Mega Lestari ✍️








