BANDA ACEH – Senin 28 Oktober 2025  Pemerintah Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana se-Aceh Tahun 2025, bertempat di Gedung Serbaguna Setda Aceh (Gedung D Lantai II), Banda Aceh.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini dihadiri oleh para kepala daerah atau perwakilan kabupaten/kota se-Aceh, unsur Forkopimda, BPBD, serta berbagai instansi teknis terkait penanggulangan bencana.

Dalam forum strategis tersebut, Wakil WaliKota Sabang Drs. H. Suradji Junus hadir mewakili Pemerintah Kota Sabang, didampingi Dofa Fadhli, SE.,Menegaskan komitmen kuat Pemko Sabang dalam memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, baik alam maupun non-alam, di wilayah kepulauan paling barat Indonesia itu.

Rakor ini bertujuan menyatukan langkah, kebijakan, dan strategi antara Pemerintah Aceh dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang tangguh, cepat tanggap, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Suasana rapat berlangsung penuh semangat kolaboratif. Forum membahas berbagai isu penting, mulai dari pembaruan data kebencanaan, peningkatan kapasitas SDM, penguatan sistem peringatan dini, hingga optimalisasi manajemen logistik daerah.
Selain itu, turut disoroti pentingnya peran serta aktif masyarakat sebagai garda terdepan dalam membangun budaya sadar bencana.

Dalam kesempatan itu, Wakil WaliKota Sabang Drs. H. Suradji Junus Menegaskan bahwa koordinasi lintas daerah dan lembaga menjadi faktor utama keberhasilan dalam menghadapi tantangan kebencanaan di Aceh.

> “Pemerintah Kota Sabang mendukung penuh upaya Pemerintah Aceh dalam memperkuat sinergi penanggulangan bencana. Kami terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta membangun kesadaran masyarakat agar lebih tangguh menghadapi risiko bencana,” ujar Drs. H. Suradji Junus.

Beliau juga Menambahkan bahwa wilayah kepulauan seperti Sabang memiliki karakteristik geografis yang menuntut perhatian khusus dalam mitigasi bencana, terutama yang berkaitan dengan cuaca ekstrem, gelombang tinggi, dan potensi gempa bumi.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Sabang menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh, BNPB, TNI, Polri, serta seluruh BPBD se-Aceh, dalam rangka mewujudkan visi “Aceh Siaga Bencana”  yakni Aceh yang tangguh, adaptif, dan berdaya menghadapi setiap tantangan alam.

Reporter/Pers: Eric Karno