Sabang – Tgk. Muchtar Andhika mengisi Tausiah Jumat di SMPN 2 Kota Sabang dengan pesan moral dan spiritual yang mendalam. Beliau mengajak para pelajar untuk menjaga kebersihan hati sebagai kunci utama ketenangan hidup dan kedekatan dengan Allah SWT. Jumat (31/10/2025)
Tgk. Muchtar menjelaskan bahwa hati merupakan pusat kendali kehidupan manusia. Bila hati bersih, maka baiklah seluruh amal dan perilaku. Namun, bila hati rusak, maka seluruh aspek kehidupan pun turut terganggu.
Beliau menyebutkan enam hal yang dapat merusak hati manusia, yaitu berbuat dosa dengan berharap taubat, belajar tetapi tidak mengamalkan ilmu, beramal namun tidak ikhlas, mengonsumsi rezeki dari Allah tanpa bersyukur, tidak rida terhadap pembagian Allah, dan mengubur orang mati namun tidak mengambil pelajaran.
Tgk. Muchtar mengajak para jamaah untuk selalu mawas diri dan memperbaiki kualitas hati agar senantiasa dipenuhi cahaya keimanan. Dengan mengetahui penyebab rusaknya hati, kita dapat berupaya menghindarinya dan menjadi insan yang memiliki kepekaan hati, ketulusan beribadah, dan kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan Tausiah Jumat di SMPN 2 Kota Sabang ini berlangsung khidmat dan penuh perhatian. Para guru serta siswa tampak antusias mengikuti setiap penjelasan, menjadikannya momentum penting dalam membangun karakter spiritual dan moral di lingkungan sekolah.
Tausiah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pelajar dan guru dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta membangun kepedulian sosial dan karakter yang baik.









