Pidie – Pemerintah Kecamatan Peukan Baro terus mendorong percepatan transformasi digital di tingkat gampong melalui pelatihan khusus bagi operator Sistem Informasi Gampong (SIGAP), Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk dukungan terhadap optimalisasi penginputan data gampong secara digital dan terpadu. Selasa (19/5/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pelatihan tersebut berlangsung di Aula BPP Kecamatan Peukan Baro selama dua hari, mulai 19 hingga 20 Mei 2026, dengan menghadirkan operator SIGAP dari 48 gampong yang dibagi dalam dua gelombang. Kegiatan ini dilaksanakan karena masih terdapat sejumlah gampong yang belum sepenuhnya menyelesaikan penginputan data pada aplikasi SIGAP.

Untuk mempercepat proses tersebut, pihak kecamatan menghadirkan langsung Tim Pendamping SIGAP dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Pidie guna memberikan pendampingan teknis kepada para operator gampong.

Turut hadir, Kabid PSDA, TTG dan KG DPMG Pidie, Helmi, SE, bersama tutor pendamping SIGAP, Abnur Fauzan, SH dan Rahmi, ST.

SIGAP atau Sistem Informasi Gampong merupakan aplikasi digital yang dikembangkan Pemerintah Aceh untuk membantu pengelolaan data desa secara modern dan terintegrasi. Aplikasi ini berfungsi mendukung administrasi pemerintahan gampong, pendataan kependudukan, perencanaan pembangunan, pelaporan, hingga pelayanan publik berbasis digital.

Camat Peukan Baro, Iswadi, S.Hi menyampaikan, pelatihan ini sangat penting guna untuk meningkatkan kapasitas operator gampong dalam pengelolaan data digital yang akurat dan berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh operator SIGAP dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius sehingga penginputan data gampong dapat segera diselesaikan secara baik dan tepat waktu. SIGAP menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan gampong yang tertib, transparan, dan berbasis data,” ujar Iswadi.

Menurutnya, data gampong yang lengkap dan valid akan sangat membantu pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran, sekaligus menjadi pendukung kebijakan pemerintah terkait Dana Desa dan berbagai program pembangunan lainnya.

SIGAP sendiri mulai dikembangkan sejak tahun 2018 melalui kerja sama KOMPAK bersama DPMG dan KOMINSA Aceh. Hingga kini, aplikasi tersebut terus diperbarui dengan berbagai fitur pengelolaan data dan integrasi informasi kependudukan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Peukan Baro berharap seluruh gampong mampu memanfaatkan teknologi digital secara maksimal demi terciptanya pelayanan publik yang cepat, transparan, dan efisien menuju gampong digital di Kabupaten Pidie.