Bangka Belitung, Sabtu (11/10/2025) — Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersiap menjadi pusat industri hilirisasi timah terbesar di Indonesia. Investor asal Tiongkok resmi berkomitmen menanamkan modal senilai Rp 1,5 hingga 2 triliun untuk membangun smelter timah raksasa di wilayah Bangka Tengah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Gubernur Babel Hidayat Arsani mengungkapkan, investasi strategis ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan hilirisasi nasional Presiden Prabowo Subianto, yang mendorong peningkatan nilai tambah sumber daya mineral di dalam negeri.

 

“Pembangunan smelter ini akan dilakukan oleh investor asal Tiongkok, Mr. Xiao Nai Cheng dan Mr. Wang Yu Long, pemilik PT Tong Fang, perusahaan yang bergerak di bidang hilirisasi timah,” ujar Hidayat di Pangkalpinang.

 

Smelter tersebut dirancang dengan kapasitas produksi 300 ton per bulan, menghasilkan produk turunan seperti timah solder dan kawat timah, menjadikannya fasilitas pengolahan timah terbesar di Indonesia.

 

Rencana pembangunan telah melalui pembahasan bersama Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, dan disepakati lokasi proyek akan dibangun di wilayah Bangka Tengah.

 

Menurut Gubernur, kehadiran smelter ini bukan hanya memperkuat rantai industri hilir timah, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.

 

> “Investasi ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru. Sekitar 70 persen tenaga kerja akan berasal dari SDM lokal,” jelas Hidayat.

 

Untuk menjamin kelancaran pasokan bahan baku, PT Timah Tbk akan digandeng sebagai pemasok utama bijih timah bagi kebutuhan operasional smelter.

 

Sementara itu, Mr. Xiao Nai Cheng, melalui penerjemahnya, menyampaikan harapannya agar dukungan penuh dari pemerintah daerah dapat memperlancar proses investasi dan membantu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Bangka Belitung.

 

> “Kami ingin menjadikan Babel sebagai pusat industri timah modern di Asia Tenggara,” ujar Xiao optimistis.

 

Dengan proyek ini, Babel diprediksi bakal naik kelas — dari sekadar penghasil bijih timah mentah menjadi sentra pengolahan bernilai tinggi yang memperkuat posisi Indonesia di pasar global timah.


SikatHabisNews : 🖊️ Mega Lestari