Bireuen – Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Huntap (Hunian Rumah Tetap) di Gampong Balee Pamah, Kecamatan Juli, pada Rabu (7/1/2026). Ini merupakan tahap pertama pembangunan 1000 rumah untuk korban banjir dan tanah longsor.
Mukhlis mengatakan bahwa pembangunan Huntap diprioritaskan untuk korban yang telah memiliki tanah dan dapat membuktikan dengan dokumen.
“Untuk masyarakat korban yang belum memiliki tanah, kami mohon bersabar, kami sedang menyusun skema penyelesaian yang paling tepat dan cepat,” ujarnya.
Pemkab Bireuen telah menghimpun data sebanyak 3.629 unit usulan rumah yang masuk dalam kategori rusak berat atau hilang. Data tersebut telah diverifikasi secara ketat berdasarkan nama dan alamat.
Pembangunan Huntap ini menunjukkan kepedulian Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam memberikan tempat hunian tetap bagi masyarakat korban musibah. “Ini merupakan pembangunan Huntap perdana di Aceh dan dibangun di Kabupaten Bireuen,” tambah Mukhlis.
Camat Kota Juang, Doli Mardian, S.E., M.S.M, yang juga Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen, mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut.
Pembangunan Huntap ini diharapkan dapat membantu masyarakat korban banjir dan tanah longsor memiliki tempat tinggal yang layak. Pemerintah Kabupaten Bireuen berkomitmen untuk terus membantu masyarakat yang terkena musibah.
Kegiatan peletakan batu pertama ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk masyarakat Gampong Balee Pamah dan pejabat pemerintah setempat.
Neng julii










