GEUMPANG – 5 Oktober 2025  Desa Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, kini resmi memasuki babak baru penuh harapan. Melalui Pemilihan Keuchik (Pilkuchik) yang damai, jujur, dan transparan, masyarakat memberikan kepercayaan kepada Saiful Wadhan, S.P., sebagai pemimpin yang akan membawa desa menuju kemajuan dan inovasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pilkuchik kali ini tidak hanya soal pemilihan, tetapi juga menjadi momentum bersejarah bagi demokrasi lokal, dengan kehadiran Dayah Nurul Fata yang memberikan warna tersendiri. Lembaga pendidikan ini tampil sebagai simbol kolaborasi antara pendidikan dan masyarakat dalam membangun kepemimpinan desa yang berintegritas.

Suasana penuh kebahagiaan terasa di Dayah Nurul Fata saat pengumuman hasil perhitungan suara. Warga Desa Bangkeh antusias mengikuti setiap tahapan, menaruh harapan besar kepada pemimpin baru mereka.

Partisipasi warga Pilkuchik Bangkeh 2025:

Pemilih Terdaftar (DPT): 1.579 jiwa

Pemilih yang Hadir: 837 jiwa (53,0%)

Pemilih Tidak Hadir: 742 jiwa (47,0%)

Hasil perolehan suara:

Saiful Wadhan, S.P. (No. 1): 484 suara (57,8%)

Syarifuddin (No. 3): 198 suara (23,7%)

Anwar (No. 2): 147 suara (17,6%)

Suara Tidak Sah: 8 suara (1,0%)

Dengan kemenangan ini, Saiful Wadhan, S.P. resmi menjabat Keuchik Bangkeh periode 2025-2030, siap memimpin desa dengan visi yang progresif dan program yang berpihak pada masyarakat.

Ketua Panitia Pemilihan Keuchik (PPK) Bangkeh memberikan penghargaan tinggi kepada seluruh kandidat. Dedikasi Anwar dan Syarifuddin dalam membangun desa patut diapresiasi, menunjukkan semangat demokrasi yang matang.

Tokoh masyarakat juga menyampaikan ucapan selamat kepada Saiful Wadhan, S.P., serta menekankan pentingnya dukungan warga untuk keberhasilan kepemimpinan baru. Keamanan dan kelancaran Pilkuchik terjaga berkat sinergi Polsek dan Koramil Geumpang.

Dengan kepemimpinan Saiful Wadhan, S.P., Desa Bangkeh siap menapaki era baru yang gemilang, penuh pembangunan, kolaborasi, dan semangat bersama untuk mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera.

Laporan. Eric Karno