Paniai – Monumen Sejarah resmi diresmikan di Enagotadi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (29/6/2026). Peresmian tersebut menjadi momentum penting untuk mengenang jasa dan pengabdian Drs. Karel Gobay sebagai Bupati Paniai kedua sekaligus pemimpin sipil pertama putra asli Papua yang memimpin daerah tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Acara peresmian dihadiri oleh unsur Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Paniai, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga besar Drs. Karel Gobay, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memberikan penghormatan kepada sosok yang dinilai memiliki peran besar dalam sejarah pembangunan Paniai.

Dalam pidatonya,menyampaikan bahwa peresmian monumen tersebut merupakan bagian dari upaya melestarikan sejarah dan menghormati jasa para tokoh yang telah meletakkan dasar pembangunan di tanah Papua.

Menurut Sam Gobay, Drs. Karel Gobay menjabat sebagai Bupati Paniai pada periode 1969–1972, masa yang penuh dinamika dalam perjalanan sejarah Papua. Ia memimpin di tengah masa transisi pemerintahan dari Belanda ke Indonesia, berlangsungnya Perjanjian New York, pemerintahan UNTEA, hingga pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera).

“Beliau adalah pemimpin yang memiliki prinsip dan keberanian dalam mengambil keputusan. Kepemimpinannya menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan pemerintahan di Paniai,” ujar Sam Gobay.

Ia juga menjelaskan bahwa meskipun masa jabatan Drs. Karel Gobay relatif singkat, kontribusinya sangat besar dalam membangun fondasi pemerintahan daerah. Salah satu langkah strategis yang dikenang adalah proses perpindahan pusat administrasi dari Enarotali ke Nabire sebagai bagian dari upaya memperluas akses pembangunan, yang kemudian menjadi cikal bakal berkembangnya Nabire hingga kini menjadi ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Sam Gobay menambahkan, nama Drs. Karel Gobay telah diabadikan di berbagai fasilitas publik, di antaranya Jalan Karel Gobay, Patung Karel Gobay, Lapangan Karel Gobay, serta SMK Karel Gobay. Dengan diresmikannya Monumen Sejarah Drs. Karel Gobay di Enagotadi, diharapkan penghormatan terhadap jasa beliau semakin kuat dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Papua.

Atas nama keluarga besar Drs. Karel Gobay dan masyarakat, Sam Gobay menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan monumen tersebut. Ia berharap monumen ini menjadi pengingat akan pentingnya integritas, kepemimpinan, dan semangat pengabdian dalam membangun daerah.

Peresmian Monumen Sejarah Drs. Karel Gobay di Enagotadi diharapkan menjadi tonggak pelestarian sejarah lokal sekaligus memperkuat penghargaan terhadap tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, dan Tanah Papua secara keseluruhan.