Bireuen – Teknologi mengubah peradaban atau budaya masyarakat dan merupakan unsur budaya pada era globalisasi. Masyarakat dengan cepat mengetahui berbagai perkembangan yang terjadi di belahan dunia. Rabu (29/4/2026)
Diperpusip Kabupaten Bireuen melaksanakan kegiatan Workshop Aplikasi Srikandi Vers 3 dilingkungan Pemerintah Kabupate Bireuen, di Aula Lantai II SMA Negeri 2 Bireuen dengan peseta lebih kurang 50 dari SKPK dilingkungan Pemerintah Kabuaten Bireuen.
Sebenarnya kegiatan Srikandi ini dilaksanakan di lhokseumawe namun narasumber dari Banda Aceh menunda kegiatan ini , disebabkan Kepala Dinas Perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Bireuen bersikeras dan siap untuk dilaksanakan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen .
Ini suatu kepeduliannya dalam memajukan Kabupaten Bireuen di era globalisasi yang semua di buat dengan Aplikasi.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen Irfan, S.Pd., M.Pd. mengatakan
betapa pentingnya Transformasi Digital.
Transformasi Digital & Modernisasi: SRIKANDI versi V3 dipandang sebagai kebutuhan nyata untuk mempercepat proses administrasi pemerintahan yang modern, efisien, dan transparan.
Perwujudan SPBE: Penekanan bahwa aplikasi ini adalah implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) untuk meningkatkan efektivitas kinerja instansi.
Beliau juga menekankan, Kepatuhan & Tata Kelola: Kewajiban seluruh SKPK (Satuan Kerja Perangkat Kabupaten dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen dan pemerintah daerah di Bireuen untuk beralih ke SRIKANDI V3 untuk bersurat untuk menciptakan pengelolaan arsip yang lebih tertib dan aman.
Efisiensi Kerja, Aplikasi Srikandi mempermudah aparatur, memungkinkan pengerjaan surat-menyurat di mana pun, serta meningkatkan kecepatan pelayanan arsip.
Komitmen nya agar SKPK memberi dorongan SDM kepada admin/operator untuk meningkatkan kompetensi dalam menggunakan fitur-fitur baru pada versi 3 agar implementasi berjalan lancar.
Selanjutnya Kepala Bidang Pemanfaatan dan Layanan Arsip dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh ( Zulfadli. SE., MM dalam sambutanyya mengatakan Teknologi informasi dan komunikasi memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat, yang dapat meningkatkan efektifitas dan efesiesi sistim pemerintahan serta mempegaruhi peningkatan pelayanan publik secara elektronik , ini diwujudkan dengan menkedepankankan Pengunaan Aplikasi untuk sistim pemerintahan berbasis Elektronik ( SPBE ) yang terintergrasi dengan konsep pakai oleh intansi pusat dan pemerintahan daerah .
Sistim Pemerintahan elektronik atau E covernment merupakan insiatif pemerintahan yang memafaafkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung sistim pemerintahan dan oeningkatan efektifitas kinerja pemerintahan.
Lebih lanjut, layanan administrasi pemerintan berbazis elektronik bidang kearsipan Kementerian pemberdayaan Aparatur Negara dan reformasi birokrasi dengan lembaga tekhinis pemnakarsa, arsip nasional Republik Indonesia meluncurkan aplikasi umum sistim informasi kearsipan dinamis terintergrasi ( Srikandi) .
Bagi intansi pusat dan daerah keberadaan aplikasi srikandi di atur didalam keputusan MENPAN RB nomor 679 tahun 2020, tentang : ” Aplikasi Umum Bidang Kearsipan dinamis dan intruksi MENDA GRI nomor 100.4.4.1/8557/ S J tahun 2022 l, tentang ,” Inflementasi Srikandi serta surat edaran Gubernur nomor : 045/1653 tahun 2023, tentang ” Inplementasi Srikandi di SKPK dan Kabupaten/Kota.
Peraturan tersebut menyebutkan bahwa intasi pusat dan pemerintah daerah diharuskan beralih mengunakan Srikandi.
Pengunaan Aplikasi Srikandi yang dimaksud dalam pendistribusian naskah dinas., surat masuk dan keluar, mengunakan tanda tangan elektronik sesuai dengan naskah dinas , pemberkasan arsip secara digital serta penyusutan arsip.
Dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh bertindak sebagai admin provinsi dan p pembina aplikasi Srikandi mulai dari permohonan AKUN Srikandi versi bintek,versi live, versi 1 dan 2 sampai versi 3.
Untuk saat ini terus melatih dan berkeordinasi dengan admin masing masing Kabupaten/Kota dan memfasilitasi Kabupaten/Kota yang tidak memiliki anggaran untuk penyelenggaraan WORKSHOP Srikandi untuk OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Dalam kegiatan ini Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bireuen mengawasi dan mengontrol langsung jalannya kegiatan Workshop Aplikasi Srikandi Vers 3.
PENULIS
Arsiparis Ahli Muda (NENENG SURYANI SE).








